dua organisasi perjuangan islam yang berjuang melawan israel dan anteknya (usa dan konco-konconya)untuk mendapatkan hak - hak tanah mereka yang terampas.SEMOGA ALLAH SWT MELAKNAT PARA PENGUASA DUNIA ISLAM YANG berdiam diri terhadap penderitaan rakyat palestina dan libanon (ATAU BAHKAN BERTEMAN DENGAN ZIONIS ISRAEL DAN USA). PENGUASA DUNIA ISLAM DAN ARAB MEMANG BANYAK YANG OPPORTUNIS. mengatas namakan islam tapi jauh dari perilaku islam. mari kita dukung perjuangan HIZBULLAH dan HAMAS !!!!

Friday, May 25, 2007

Dunia Islam dan Agresi Rezim Zionis atas Lebanon

Dunia Islam dan Agresi Rezim Zionis atas Lebanon

Sekitar satu bulan telah berlalu sejak Rezim Zionis Israel melancarkan serangan militer besar-besaran ke Lebanon dengan alasan untuk membebaskan dua serdadunya yang ditawan Hezbollah. Selama sebulan ini pula, Israel membombardir berbagai kawasan Lebanon. Akibatnya berbagai sarana infra strusktur di negara itu lumpuh, lebih dari seribu orang gugur syahid dan ratusan ribu terpaksa mengungsi. Di sisi lain pertempuran, para pejuang Hezbollah dengan gagah berani menghadapi tentara Zionis di berbagai medan. Selain menembakkan rudal-rudalnya ke sejumlah kota dan permukiman Zionis, Hezbollah juga berhasil melumpuhkan kekuatan militer Israel di perang darat.

Menyaksikan keberanian, resistensi dan perjuangan Hezbollah, Israel dan AS bagai kebakaran jenggot, sementara umat Islam di seluruh dunia memuji dan mendoakan para pejuang itu. Gerakan perlawanan yang dikenal dengan Moqawama itu menjadi kebanggaan bagi Lebanon dan simbol perjuangan melawan rezim Zionis. Bukan hanya di dalam Lebanon, Moqawama juga memberikan pengaruhnya kepada dunia Islam. Untuk itulah, umat Islam di seluruh dunia menyatakan dukungan dan pembelaan kepada gerakan moqawama yang dipimpin oleh Hezbollah ini.

Salah satu buah dari moqawama adalah terbentuknya persatuan umat Islam. Sudah sejak lama para ulama dan pemimpin umat Islam mengupayakan persatuan kaum muslimin untuk menghadapi kekuatan asing yang merampas dan menguasai kekayaan dan negeri mereka. Moqawama berhasil menunjukkan kepada seluruh umat bahwa musuh nomor wahid bagi kaum muslimin adalah AS yang selalu membentengi rezim Zionis dalam melakukan setiap kejahatan terhadap rakyat Lebanon dan Palestina. Umat Islam juga telah menyadari bahwa eksistensi rezim Zionis tak ubahnya bagai kanker berbahaya yang menggerogoti tubuh umat Islam.

Poin penting lainnya adalah bahwa hanya ada satu jalan untuk menghadapi agresi dan kejahatan rezim Zionis Israel yang didukung AS, yaitu dengan resistensi dan perlawanan. Dengan cara itulah, bangsa Lebanon tampil sebagai bangsa yang dihormati oleh bangsa-bangsa lainnya. Hezbollah dengan mementaskan makna kepahlawanan yang sesungguhnya menjelma menjadi kelompok yang sangat dicintai oleh umat Islam seluruh dunia.

Salah satu masalah yang dihadapi umat Islam adalah perselisihan antar madzhab yang sejak dahulu ada. Tetapi sebenarnya perselisihan pandangan dan madzhab tidak selayaknya menjadi faktor permusuhan di tengah mereka. Antara Syiah dan Sunni memang banyak perbedaan, tetapi persamaan yang ada antara dua madzhab ini, khususnya dalam masalah-masalah inti keislaman, jauh lebih besar. Karenanya, dengan menghormati perbedaan yang ada, umat Islam dengan berbagai macam madzhab dan alirannya dapat hidup berdampingan secara damai.

Moqawama Islam di Lebanon telah menampilkan contoh nyata dari sebuah persatuan umat. Hubungan baik dan keakraban antara Hezbollah di Lebanon yang Syiah dengan Gerakan Perjuangan Islam Palestina (Hamas) yang Sunni adalah contoh dari pertalian erat antara dua kelompok perjuangan yang berbeda madzhab namun memiliki maksud dan cita-cita yang sama. Keduanya berada di front terdepan dalam menghadapi rezim Zionis Israel dan AS. Hezbollah dan Hamas sama-sama berjuang untuk membebaskan negeri yang dijajah oleh kaum Zionis. Keduanya saling membantu dalam perjuangan ini. Operasi penyusupan Hezbollah yang berhasil menawan dua serdadu Zionis memberikan spirit dan semangat kepada para pejuang di Palestina. Hezbollah mengumumkan akan membebaskan dua serdadu Zionis itu, jika Israel membebaskan orang-orang Lebanon dan Palestina yang ditawannya.

Sebaliknya, Hamas juga memberikan dukungan yang penuh kepada Hezbollah. Menyusul terjadinya pembantaian puluhan anak dan perempuan di desa Qana, Lebanon Selatan, Hamas dan faksi-faksi perjuangan Palestina lainnya mengancam akan melakukan serangan balasan. Kerjasama dan saling mendukung antara Hezbollah Lebanon yang Syiah dan Hamas serta faksi-faksi perjuangan lainnya di Palestina yang Sunni adalah fakta yang tak dapat dipungkiri. Mereka memiliki musuh yang sama, yaitu, Rezim Zionis Israel.

Musuh-musuh Islam berusaha untuk melemahkan persatuan ini dengan menebar benih fitnah permusuhan di tengah umat. Mereka memunculkan isu perselisihan dan menyebut Hezbollah sebagai kelompok Syiah dan tidak seharusnya muslimin Sunni mendukung Hezbollah. Cara inilah yang dilakukan oleh media-media massa Barat untuk memecah dukungan kepada perjuangan Moqawama Lebanon. Mereka memunculkan isu bahaya Syiah atau ancaman kekuatan Syiah bagi Timur tengah, tujuannya adalah untuk melemahkan dukungan umat Islam yang semakin besar kepada Hezbollah yang berada di front terdepan melawan kaum Zionis.

Sayangnya, ada sejumlah negara Arab atau pihak yang ikut menyertai perang propaganda ini. Seakan mereka lupa atau melupakan permusuhan AS dan rezim Zionis terhadap umat ini. Di hari-hari pertama perang, negara-negara Arab tersebut melayangkan kritikan bahkan kecaman keras terhadap Hezbollah yang berperang melawan tentara Zionis. Langkah serupa diikuti oleh sejumlah tokoh agama yang memfatwakan haram untuk mendukung dan mendoakan kemenangan bagi Hezbollah.

Resistensi dan perlawanan sudah menyatu dengan jiwa bangsa Lebanon, sehingga sikap dan fatwa-fatwa miring itu tidak akan mampu melumpuhkan semangat dan mental mereka dalam perang ini. Umat Islam di berbagai belahan dunia juga telah menyadari adanya upaya untuk memecah belah persatuan Islam. Kesadaran ini mereka tunjukkan dengan menggelar demo dan membuat pernyataan yang mendukung gerakan Hezbollah, bahkan tak jarang mereka membuat pernyataan siap untuk berkorban dan berperang bersama Hezbollah melawan Rezim Zionis.

Rahbar atau Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Ayatullah Al-Udzma Khamenei belum lama ini dalam sebuah pernyataan menyebut kebiasaan musuh untuk menebar permusuhan dengan cara mengangkat isu perselisihan antara Syiah dan Sunni. Beliau menegaskan bahwa perpecahan dapat menghancurkan dunia Islam. Karena itu, tindakan apapun yang dapat membuat perpecahan di tengah umat berarti pengkhianatan kepada dunia Islam.

Para ulama dan tokoh muslim di seluruh dunia juga memberikan pernyataan yang bernada sama. Akibatnya, media massa dan para pemimpin negara-negara Arab yang semula bersikap anti Hezbollah terpaksa mengubah sikap dan pernyataan. Dengan demikian, makar musuh untuk menebar permusuhan dan perselisihan di tengah umat Islam, tidak banyak membuahkan hasil.

Perlawanan gigih dan gagah berani yang dipentaskan para pejuang Moqawama Islam dan Hezbollah di Lebanon mengundang decak kagum semua orang. Moqawama memberikan pesan berharga kepada dunia Islam, yaitu bahwa satu-satunya jalan untuk membebaskan umat Islam dari tekanan dan penjajahan asing adalah keberanian melawan kekuatan imperialisme, dan keberanian ini menuntut kesabaran yang tinggi. Saat itulah umat Islam akan meraih kemenangan yang besar.

No comments:

About Me

"aku kecil" tak memiliki apapun juga dihadapan "AKU BESAR". apa yang bisa disombongkan dari "aku kecil" ,padahal "aku kecil" adalah bentuk ketiadaan yang abadi. sedang "AKU BESAR", adalah keabadian itu sendiri.keabadian adalah KEADAAN MURNI" tanpa tersentuh sedikitpun oleh ketiadaan."aku kecil" adalah fakir, miskin, lemah, tak ada yang bisa diharapkan."AKU BESAR" telah membuat sepertinya "aku kecil" memiliki eksistensi, padahal eksistensi mutlak ada pada "AKU BESAR". "aku kecil" adalah aku sendiri,dzulfikar. !!! MAHA BESAR DAN SEMPURNA DIRIMU TUHAN !!!