dua organisasi perjuangan islam yang berjuang melawan israel dan anteknya (usa dan konco-konconya)untuk mendapatkan hak - hak tanah mereka yang terampas.SEMOGA ALLAH SWT MELAKNAT PARA PENGUASA DUNIA ISLAM YANG berdiam diri terhadap penderitaan rakyat palestina dan libanon (ATAU BAHKAN BERTEMAN DENGAN ZIONIS ISRAEL DAN USA). PENGUASA DUNIA ISLAM DAN ARAB MEMANG BANYAK YANG OPPORTUNIS. mengatas namakan islam tapi jauh dari perilaku islam. mari kita dukung perjuangan HIZBULLAH dan HAMAS !!!!

Tuesday, September 25, 2007

Hamas Serukan Umat Islam Seluruh Dunia Peringati Hari Al-Quds Internasional

Hamas Serukan Umat Islam Seluruh Dunia Peringati Hari Al-Quds Internasional

Senin, 24 Sep 07 15:24 WIB

sumber : era muslim.com

Gerakan Hamas menyerukan umat Islam untuk ikut berpartisipasi dalam aksi massa memperingati Hari Al-Quds internasional yang jatuh tanggal 5 Oktober mendatang.

Dalam pernyataannya tentang Hari Al-Quds Internasional, Hamas menyatakan bahwa kompleks masjid al-Aqsa sedang dalam bahaya akibat ulah Zionis Israel dan seluruh umat Islam di dunia harus membela dan mempertahankan tempat suci ketiga umat Islam ini, setelah Masjid Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah.

Hamas mengingatkan upaya-upaya jahat Zionis Israel untuk menghancurkan Masjid al-Aqsha dan membangun sinagog di atas lokasi kompleks masjid itu. Kaum Zionis, tulis Hamas, terus menerus melakukan tindakan yang bertujuan untuk menyengsarakan bangsa Palestina.

Dalam pernyataannya, Hamas juga mengungkapkan akan membuat sebuah situs yang berisi profil ulama-ulama besar dan tokoh-tokoh dari negara serta dari negara-negara Islam yang akan berpartisipasi dalam peringatan Hari Al-Quds Internasional. Hamas mempersilakan siapa saja yang tertarik dengan Hari Al-Quds Internasional, untuk memberikan komentarnya di situs tersebut.

Hari Al-Quds dipelopori oleh tokoh revolusi Islam Iran Imam Khomeini, yang digelar di setiap Jumat terakhir bulan Ramadhan. Pada hari ini, umat Islamdi seluruh dunia disarankan menggelar aksi massa untuk menunjukkan dukungan terhadap hak-hak bangsa Palestina. (ln/presstv)

Dalam Rekaman Video, Abbas Berkata kepada seorang Kepala Keamanannya: “Bantai” Hamas

Dalam Rekaman Video, Abbas Berkata kepada seorang Kepala Keamanannya: “Bantai” Hamas

sumber : situs
Islamic Cultural Center Jakarta

Hamas TV menyiarkan sebuah rekaman video pendek yang tampaknya menunjukkan pemimpin Fatah, Mahmoud Abbas, sedang berkata kepada seorang kepala keamanannya untuk “membantai” orang-orang Hamas.
Fragmen tersebut menunjukkan Abbas pada suatu kesempatan fotografik, menggoncangkan tangan seorang pria berseragam. Terlihat yakin bahwa audio tidak pernah akan diudarakan, Abbas bertanya kepada pria itu, “Adakah anda komandan operasional pasukan?” Dan pria itu menjawab secara afirmatif. Abbas lalu mengatakan satu kata dengan nada penuh, “itbakh!”–yang merupakan bahasa Arab imperatif bermakna “bantai”.
Sumber-sumber Arab mengatakan kepada NRG bahwa pria berseragam itu diketahui sebagai “Sinbad”, dan bahwa ia bertanggung-jawab atas sebuah pasukan Fatah yang diciptakan untuk memerangi Hamas selama perseteruan di Gaza. Rekaman itu terlihat dihasilkan saat perseteruan Fatah-Hamas semakin memuncak, dan Abbas tengah berkata kepada “Sinbad” untuk membantai pasukan Hamas.[irm/IsraelNationalNews]

Tuesday, September 4, 2007

Beberapa keajaiban “Pohon Syuhada” Bint Jbeil,Libanon

Kisah-kisah seputar perang libanon 2 (12 juli 2006 – 14 1gustus 2006) antara Hizbullah melawan aggressor Zionist Israel.

Diterjemahkan dan disarikan oleh : Dzulfikar
Judul asli : The Many Miracles of Bint Jbeil Tree Of Martyrs
Sumber : WWW.Moqavemat.ir


Beberapa keajaiban “Pohon Syuhada” Bint Jbeil,Libanon.
.
Keajaiban terjadi pada batang tanaman yang telah mati yang menumbuhkan 43 daun hijau yang menampakkan nama nama syuhada pada cabang-cabangnya. Tempat ini sekarang menjadi tempat yang dikunjungi ribuan orang dari seluruh dunia dari berbagai agama, tingkatan social dan akademis. Setiap orang akan merasa bingung dan dalam keterkejutan.

Bagaimana cerita ini terjadi ?

Hajj Soliman Daoud (Abu Muhammad) – selanjutnya kita singkat AM - 60 tahun, yang dulu bekerja sebagai tentara, lahir di Yuhmur Shqeif, Nabatiyah, tahun 1947. Selama 25 tahun telah mengukir dan mendekorasi ayat ayat Al-Qur’an pada kayu/potongan kayu dibengkel kerjanya.

Selasa, 14 agustus 2007, Mohammad Hussein Bazzi -selanjutnya kita singkat MHB - melakukan wawancara dengan AM dilapangan Syuhada Bint Jbeil, tempat dimana “pohon Syuhada” itu dipamerkan.

MHB : Dengan kenangan atas “Kemenangan Ilahi” dan lautan manusia yang ingin menyaksikan “pohon Syuhada”, bisakah anda ceritakan tentang pohon tersebut, dan bagaimana hingga mencapai Bint Jbeil ?

AM : Lebih dari 25 tahun saya mengukir dan mendekor pohon, - dan “pohon Syuhada”ini saya potong tanpa sengaja dan tanpa maksud apapun. Setiap 6 bulan saya membawa antara 300-600 pohon.Namun “pohon Syuhada”ini telah menarik perhatian ketika dia telah ada. Saya mencatat bahwa pohon ini bercabang sesuai dengan tulisan kata “Allah” dalam bahasa arab. Pohon ini saya taroh diaspal. Beberapa bulan kemudian, pemuda di Bint Jbeil memberitahu saya bahwa telah tumbuh daun daun hjau dari cabang-cabangnya. Saya tak percaya mendengarnya.

Seperti biasanya, saya kerja di toko Al Hoda di Bint Jbeil. Suatu hari Hajja Fatima Bazzi meminta saya mengukir dan mendekorasi sebuah pohon dengan 43 nama Syuhada. Saya sadar, bahwa tugas ini tak akan bisa dikerjakan pada pohon yang telah ada di toko. Lalu saya mendatangi batang batang pohon yang telah saya kumpulkan di aspal.

MHB : Kapan kejadian itu ?

AM : kira kira 2 bulan yang lalu

MHB : kapan anda tebang “pohon Syuhada” itu ? dan dari jenis apa ?

AM : kira –kira 6 bulan sebelum perang musim panas 2006, jadi sekitar 1 tahun 8 bulan. Pohon itu dari jenis pohon “poplar”


MHB : Darimana pohon itu ditebang ?

AM : dari lapangan wilayah Zahrani
Bukan hal biasa bahwa diwilayah ini tumbuh pohon “poplar. Dan anehnya, saya menebangnya tanpa ada rasa perhatian sama sekali. Sekarang saya baru tahu apa yang telah terjadi, bahwa ini adalah “Rencana Ilahi” dari mulai awalnya. Pohon itu saya taroh diaspal agar kering. Karena tak mungkin bekerja pada pohon dalam kondisi basah / lembab. Kebingungan saya terus berlanjut, apalagi ketika saya tahu bahwa pohon tersebut sangat enteng dibanding keqdaan sebagaimana lazimnya berat pohon tersebut.

MHB : Apakah yang anda Maksud “Rencana Ilahi” itu sebagai rangkaian keajaiban ?

AM : Ya. Bahkan ketika saya bekerja untuk memulai mencatnya, dari pohon ini tercium bau menyenangkan yang luar biasa, yang berbeda dengan bau-bauan atau wangi-wangian yang umum ditemui. Saya dan keluarga merasa terkejut tentang kondisi ini.

MHB : apa yang tejadi setelahnya ?

AM : awalnya saya perlakukan pohon tersebut secara kimiawi (mencat, dsb) dan menjamin bahwa pohon tersebut pasti benar-benar mati dengan perlakuan kimiawi demikian.Kemudian saya memulai untuk mengukir dan mendekor pohon tersebut dengan 43 nama syuhada yang diberikan.
Setelah selesai. Saya masukkan kemobil, untuk dibawa ke Bint Jbeil. Anehnya, potongan pohon tersebut terasa lembut dan menjadi ringan, serta membentuk semacam lengkungn. Lebih kaget lagi, dengan satu tangan, pohon itu dapat terangkat.

MHB : Kapan itu terjadi ?

AM : sore hari. Saya bersama Haj Samir Saad dan Hajj Abdurrahman Bazzi, meletakan pohon tersebut ke toko AL-Hoda. Lalu kami pindahkan ke Lapangan.

MHB : kapan and dapati pohon mulai tumbuh ? dan apa reaksi anda ?

AM : Mereka memanggil saya pukul 1 AM dan mengatakan pohon mulai tumbuh daunnya. Awalnya saya pikir mereka complain dan minta pohon tersebut dikembalikan. Tapi, saya lalu sadar, bahwa sebuah keajaiban telah terjadi.

MHB : Ketika anda sedang bekerja, anda pernah didatangi seorang yang membaca surah Fatihah. Bagaimana ceritanya ?

AM : Ketika saya bekerja di bengkel kerja saya, sebuah mobil berhenti. Lalu keluarlah seorang seorang laki-laki berotot kekar, berjanggut, dengan aura kehormatan dan kewibawaan, membawa 3 wanita dan seorang anak kecil. Dia mengucapkan salam dan menanyakan apakah saya sedang membuat “pohon syuhada “ bagi 45 syuhada ? Saya jawab bukan 45, tapi 43. Lalu dia mengajak kami semua untuk membaca surah Fatihah 43 kali. Anehnya, saya saat itu dalam kondisi yang membuat saya tidak benar-benar sadar.

Hingga kini, saya tak mengerti bagaimana mereka bisa sampai ke tempat saya yang tidak terletak dijalan utama dan jauh dari keramaian orang. Saya juga tak bertanya dari mana dia dan apa yang dia mau. Bahkan berkata pun saya tak bisa. Saya merasa keluar dari dunia ! Setelah membaca Fatihah, dia mengucapkan salam lagi, lalu pergi.

Setelah kejadian tersebut, saya merasa takut dan selalu bertanya, “dari mana dia ?, bagaimana dia datang ?, dan bagaimana dia tahu kalau saya sedang membuat “pohon Syuhada “ Bint Jbeil ?

MHB : kau pernah mengatakan tentang mimpi. Mimpi apa itu ? dan kapan terjadi ?

AM : Mimpi terjadi sebelum saya mengerjakan “Pohon Syuhada”. Dalam mimpi, seorang laki-laki berkata,” kau akan Membuat “pohon Syuhada “ yang akan berpengaruh besar !” mimpi itu terjadi 15 hari sebelum ada permintaan membuat “pohon syuhada “

MHB : pernah terjadi hal ini sebelumnya ?

AM : Saya telah bekerja lebih dari100 pohon dengan ukuran yang sama dan tempat yang berbeda. Beberapa diantaranya saya tempatkan dalam tempat yang basah ataupun lembab. Tapi tak ada satupun diantara mereka yang mengalami kejadian seperti “pohon Syuhada” tersebut .

MHB : Mungkin terjadi ditempat lain ?

AM : tidak, tidak pernah. Zat-zat kimia yang saya kenakan pada pohon tersebut, cukup untuk mengeringkan dan membunuh, lalu bagamana “pohon Syuhada” itu bisa hidup kembali ?
MHB : Bagaimana anda menerangkan “the substance” yang mulai memercik / menetes dari batang pohon beberapa hari di awal kejadian tersebut ? Saya pribadi telah merasakannnya bersama dengan Sheikh Shafik Jaradi, kepala institute penelitian Maarif Hkamiyah, dan mendapatkan rasa manis special yang tetap bersama saya sepanjang hari.

AM : Tidak, saya tak pernah mendengarnya sesuatu seperti itu. Kejadian ini diatas pemahaman manusia. Ini adalah sebuah “Keajaiban”

MHB : hari ini,14 agustus 2007, Sekretaris Jendral Hizbullah, Sayyid Hassan Nasrallah menyebutnya sebagai “Kemenangan Ilahi “ Apa tanggapan anda tentang hal ini ?

AM : Kata kata “Kemenangan Ilahi “berbicara pada dirinya sendiri. Mereka yang ragu, dapat melihatnya pada pejuang-pejuang perlawananan di Bint Jbeil, Yuhmur, atau tempat lain yang menyaksikan pertempuran. Syuhada kami “hidup” bersama “Sang Pencipta”. Mereka adalah Cahaya Kami.

MHB : Ada kata akhir bagi syuhada-syuhada Bint Jbeil ?

AM : Pejuang-pejuang Bint Jbeil adalah “volcano” yang memberikan cahaya dan contoh bagi generasi selanjutnya. Tanpa Perlawanan, tak akan ada harga diri dan kehormatan. Tanpa harga diri dan kehormatan, tak ada gunanya untuk hidup.

MHB : apa yang akan anda katakan bagi keluarga syuhada yang namanya tercantum dalam “pohon Syuhada “ ?

AM : saya hanya bisa mengutip firman Allah SWT : “dan jangan berpikir bahwa mereka yang terbunuh dijalan Allah adalah mati. Tidak , mereka hidup. Bersama Tuhannya, mereka mendapat rezeki/kesenanga” (Ali Imraan 169).

Origin : Al-manar






About Me

"aku kecil" tak memiliki apapun juga dihadapan "AKU BESAR". apa yang bisa disombongkan dari "aku kecil" ,padahal "aku kecil" adalah bentuk ketiadaan yang abadi. sedang "AKU BESAR", adalah keabadian itu sendiri.keabadian adalah KEADAAN MURNI" tanpa tersentuh sedikitpun oleh ketiadaan."aku kecil" adalah fakir, miskin, lemah, tak ada yang bisa diharapkan."AKU BESAR" telah membuat sepertinya "aku kecil" memiliki eksistensi, padahal eksistensi mutlak ada pada "AKU BESAR". "aku kecil" adalah aku sendiri,dzulfikar. !!! MAHA BESAR DAN SEMPURNA DIRIMU TUHAN !!!