Rahasia Koordinasi antara Arab dan Israel Hadapi Hamas | |
| [ 22/06/2007 - 12:29 ] | |
| http://www.palestine-info.com
Shalih An-Naami Harian Maarev edisi 20 Juni menyatakan, sejumlah negara Arab mengirim deleasi ke Tel Aviv untuk berunding dengan pemerintah koloni Israel soal mekanisme menghadapi perkembangan terkini di Palestina setelah Hamas menguasai Jalur Gaza. Ben Kasbit, reporter penting di harian ini menyatakan kepada harian yang sama edisi Senin pekan ini, peristiwa-peristiwa Gaza memberikan peluang kepada penciptaan hubungan strategi antara Israel dengan negara-negara Arab dan Islam moderat. Ia mengisyaratkan, hubungan itu semakin kuat dilakukan oleh pemimpin negara Arab secara rahasia dengan pimpinan Dalam konteks yang sama, Jerusalem Post Koran Israel edisi Inggris mengungkap, elit gerakan Fatah belakangan ini meminta kepada pemerintah untuk menghentikan operasi keamanan terhadap kader-kadernya di Tepi Barat untuk tujuan agar mereka bisa menekan aktifis dan pimpinan gerakan Hamas di wilayah yang sama. Harian mengisyaratkan, tuntutan Fatah ini disampaikan kepada Di sisi lain, kementerian luar negeri Israel Tsepi Livni menyataka, tujuan Israel pada saat ini terkonsentrasi mendukung presiden Mahmod Abbas dan mengisolasi Hamas disamping menghapus legalitas ril di Jalur Gaza setelah dikuasai Hamas. Kepada radio Harian Israel Haaretz edisi Senin lalu juga menyatakan, Olmert yang kini berkunjung ke Amerika dirinya komitmen dengan melanjutkan untuk memperkuat pasukannya di Tepi Barat untuk membendung peristiwa seperti di Jalur Gaza. Ia menambahkan, Abbas komitmen dengan langkah pasti menghadapi Hamas dan Kontroversi Namun di Israel masih ada kontroversi manfaat mendukung Abu Mazen dan gerakan Fatah dalam menghadapi Hamas setelah gerakan terakhir ini mampu menguasai Jalur Gaza. Kontroversi ini muncul setelah PM Israel, Ehud Olmert ingin mencairkan pajak milik Palestina kepada Abu Mazen yang ditahanan Di sisi lain, pemimpin Likud menyatakan bahwa percuma berharap kepada Abu Mazen karena ia pemimpin yang lemah. Netenyahu menilai, harus ada koordinasi dengan Amerika, Mesir, Jordania dalam membatasi bahaya penguasaan Hamas terhadap Jalur Gaza. Sementara Sever Boltsker, pengamat politik di Yediot Aharonot menilai langkah |
dua organisasi perjuangan islam yang berjuang melawan israel dan anteknya (usa dan konco-konconya)untuk mendapatkan hak - hak tanah mereka yang terampas.SEMOGA ALLAH SWT MELAKNAT PARA PENGUASA DUNIA ISLAM YANG berdiam diri terhadap penderitaan rakyat palestina dan libanon (ATAU BAHKAN BERTEMAN DENGAN ZIONIS ISRAEL DAN USA). PENGUASA DUNIA ISLAM DAN ARAB MEMANG BANYAK YANG OPPORTUNIS. mengatas namakan islam tapi jauh dari perilaku islam. mari kita dukung perjuangan HIZBULLAH dan HAMAS !!!!
Monday, June 25, 2007
Rahasia Koordinasi antara Arab dan Israel Hadapi Hamas
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Blog Archive
-
▼
2007
(48)
-
▼
June
(16)
- Anggota Parlemen Tolak Pernyataan Pemimpin Fatah S...
- KTT Syarm Al-Syeikh Konspirasi Habisi Gerakan Perl...
- Rahasia Koordinasi antara Arab dan Israel Hadapi H...
- Hamas menguasai bangunan pusat intelijen Abu Mozen
- Kecerdikan Hamas kecemasan Barat
- Hamas Ungkap Kerjasama Fatah dengan Mossad dan CIA
- Sayyid Hasan Nasrullah: Senjata hakiki adalah akidah
- Tentara Israel-Hamas Baku Tembak di Selatan Ghaza
- Hamas: Kami Tak Berniat Membuat Pemerintahan di Ghaza
- Hamas: Mereka yang Dibantu AS dan Israel Dianggap ...
- Usaha Mengobarkan Perang Saudara di Lebanon
- The Heroic Battle of Aita al-Shaabsource from : ww...
- Hezbollah Merajut Legenda
- Mengapa Kaum Muslimin Sedunia Harus Membela Palest...
- Menatap Wajah Hezbollah dari Iran
- Analisis Kemenangan Hizbullah
-
▼
June
(16)
About Me
- dzulfikar
- "aku kecil" tak memiliki apapun juga dihadapan "AKU BESAR". apa yang bisa disombongkan dari "aku kecil" ,padahal "aku kecil" adalah bentuk ketiadaan yang abadi. sedang "AKU BESAR", adalah keabadian itu sendiri.keabadian adalah KEADAAN MURNI" tanpa tersentuh sedikitpun oleh ketiadaan."aku kecil" adalah fakir, miskin, lemah, tak ada yang bisa diharapkan."AKU BESAR" telah membuat sepertinya "aku kecil" memiliki eksistensi, padahal eksistensi mutlak ada pada "AKU BESAR". "aku kecil" adalah aku sendiri,dzulfikar. !!! MAHA BESAR DAN SEMPURNA DIRIMU TUHAN !!!
No comments:
Post a Comment